Penjualan dan distribusi

Karung kopi Brasil
Konsumsi kopi rata-rata ialah sekitar sepertiga dari air keran di Amerika Utara dan Eropa. Di semua dunia, 6,7 juta metrik ton kopi diproduksi masing-masing tahun pada tahun 1998-2000,
dan prediksinya ialah kenaikan menjadi tujuh juta metrik ton masing-masing tahun pada tahun 2010.

Brasil tetap menjadi negara pengekspor kopi yang terbesar, tetapi Vietnam menambah tiga kali lipat ekspornya antara tahun 1995 dan 1999 dan menjadi produsen utama biji robusta.
Indonesia ialah pengekspor kopi ketiga terbesar secara borongan dan produsen terbesar kopi arabika yang sudah dicuci.
Kopi Honduras organik ialah komoditas yang berkembang pesat sebab iklim dan tanah Honduras yang subur.

Pada tahun 2013, The Seattle Times mengadukan bahwa harga kopi global turun lebih dari 50 persen dari tahun ke tahun.
Di Thailand, biji kopi gading hitam diserahkan ke gajah guna dimakan yang enzim pencernaannya meminimalisir rasa pahit dari biji yang dikoleksi dari kotoran.
Biji-biji kopi ini dipasarkan sampai $1100 per kilogram, menjadi kopi termahal di dunia selama tiga kali lebih mahal dari biji yang dipanen dari kotoran musang kelapa Asia.

Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk.
Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara.
Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica).
Pemrosesan kopi sebelum dapat diminum melalui proses panjang yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang baik
dengan cara mesin maupun dengan tangan kemudian dilakukan pemrosesan biji kopi dan pengeringan sebelum menjadi kopi gelondong.
Proses selanjutnya yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi.
Setelah penyangraian biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat diminum.

Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh
Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu.
Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat.
Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Disamping rasa dan aromanya yang menarik,
kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi kami?